Suka Dengan Desain Klasik? Interior Rumah Klasik Dari Berbagai Negara Berikut Bisa Menjadi Pilihan

Berbicara mengenai trend rumah, memang tidak akan seasick membicarakan trend musik ataupun trend fashion. Salah satu trend rumah yang berhasil bertahan dari banyaknya akulturasi budaya adalah desain dan interior klasik. Interior rumah klasik memiliki tekstur yang terlihat halus dan bersih, karena hal itulah banyak orang yang menyukai desain klasik.

Rupanya, desain dan interior klasik dari berbagai negara memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Bagi anda yang tertarik merombak rumah dan menggantinya dengan si klasik dari suatu negara, informasi berikut dapat anda jadikan acuan.

1. Klasik dan Formal Dari Amerika
Rumah dengan desain dan interior klasik dari Amerika biasanya terkesan formal dan hangat. Kesan formal ini muncul dari penggunaan material kayu halus seperti kenari, mahoni, ataupun ceri. Rumah klasik ala Amerika mengacu pada desain rumah kolonial yang sebagian besar furniturenya terbuat dari kayu.

Tidak hanya menggunakan furniture kayu saja, rumah klasik ala Amerika menggunakan aksesoris lain seperti brokat, beludru, dan permadani untuk menghiasi ruangan agar tidak terlalu kosong. Pada bagian penerangan, rumah klasik ini menggunakan kuningan atau besi.

2. Kesan Ceria dari Warna Cerah Ala Maroko
Rumah klasik tidak selalu identic dengan warna yang terilah netral saja. Maroko menjadi bukti dari desain klasik yang menggunakan warna cerah dan terang. Meski terlihat sedikit menyimpang, desain rumah klasik ala Maroko ini dinilai lebih unik dan menyenangkan.

Biasanya, warna-warna yang digunakan adalah kuning, perak, emas, coklat muda, orange kemerahan, dan tosca. Warna-warna tersebut dianggap mampu menghidupkan suasana nyaman dan ceria bagi si pemilik rumah. Selain itu, atmosfir bernuansa tropis juga terpancar dari desain ini. Ciri khas lain dari rumah klasik Maroko adalah adanya ubin terakota, tanaman eksotis endemik Maroko, dan dinding bertekstur.

3. Kemegahan Desain Klasik Khas Rusia
Desain rumah klasik ala Rusia lebih menonjolkan sisi megah dan mewah. Mengacu pada desain klasik di era tradisional, inovasi rumah klasik di era modern khas Rusia tidak pernah meninggalkan pendahulunya.

Pelengkap yang sering digunakan pada interior rumah klasik khas Rusia adalah aksesoris mewah, barang antik yang langka, dan karya seni yang bernilai tinggi. Namun dengan seiring berkembangnya zaman, perubahan ke arah yang lebih modern mulai dilakukan. Dengan menempatkan beberapa furniture era modern akan memberikan kesan klasik yang menjadi perpaduan antara era tradisional dan modern.

4. Warna Berani Pada Rumah Klasik? Tiru Gaya Desain Khas Cina!
Rumah klasik dari Cina mengambil inspirasi dari sejarah dan perkembangan budaya yang panjang. Pada dasarnya, desain interior rumah bergaya klasik di Cina memiliki kemiripan dengan Jepang dan Zen. Gaya desain rumah klasik khas Cina ini mengusung konsep warna yang lebih berani dan menonjol.

Warna-warna yang paling banyak diminati adalah merah menyala, glossy dengan aksen emas, dan hitam. Sedang perihal dekorasi, Cina lebih menonjolkan garis lurus layaknya desain klasik khas Jepang. Hiasan bambu menjadi pelengkap favorit warga Cina.

5. Kesederhanaan Ala Yunani
Berbeda dengan rumah klasik khas Rusia yang lebih menonjolkan sisi mewah dan megah, Yunani lebih memperlihatkan kesederhanaan. Penggunaan mortar semen pada dinding rumah membuatnya terlihat sangat klasik dan sederhana.

Mortar semen yang ada pada dinding tersebut akan dilapisi dengan menggunakan semen. Adanya campuran semen yang digunakan, akan menimbulkan efek sculpture look yang mengesankan. Rumah klasik dari Yunani ini cocok bagi yang lebih suka desain simple dan sederhana.

Demikianlah desain interior rumah klasik dari berbagai negara yang bisa anda jadikan referensi. Rumah klasik memang tidak pernah meninggalkan jajaran trend rumah terbaik pilihan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *